Cara budidaya
lumut dengan mudah
Lumut merupakan
jenis tanaman yang paling sering dijumpai pada tempat yang lembab dan paling
sering terkena air. Lumut banyak hidup pada sebuah lingkungan yang berair yang
ada di permukaan bumi. Lumut dapat hidup di paparan sinar matahari yang cukup.
Manfaat Budidaya Lumut
Lumut juga dapat
hidup di air tawar. Lumut banyak digunakan untuk memancing. Selain itu, lumut
juga bisa digunakan sebagai bahan panganan. Karena lumut banyak mempunyai
manfaat, maka lumut saat ini seringkali menjadi salah satu tanaman yang
dibudidayakan.
Cara
budidaya lumut yang mudah membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya
dan menjadikan lumut sebagai peluang bisnis yang lain. Budidaya
tumbuhan lumut ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Terdapat dua macam
cara budidaya lumut.
Cara Budidaya Lumut
Cara pertama
yaitu dilakukan dengan cara terbuka, dimana tanaman lumut dapat ditanam
ditempat terbuka. Menanam lumut ditempat terbuka dan juga ekstensif bisa
dilakukan seperti pada perairan air tawar, sebuah danau, kolam atau kanal.
Sedangkan cara
kedua yaitu dengan cara tertutup. cara tertutup biasa dilakukan pada naungan
kolam, kanal atau bak yang menggunakan media plastik atau mengatur pada suplai
nutrisi.
Terdapat cara
tertutup lain yaitu dengan cara photobioreactor. Cara ini tebilang jauh lebih
efisien karena dikembangkan dengan cara yang terbilang unik, yaitu lumut
dikembangkan pada sebuah tangki reaktor dan diberi tambahan energi buatan.
Media Budidaya yang Simple
Teknik
budidaya lumut tidak memerlukan banyak media dan bahan. Budidaya lumut
terbilang sangat simple. Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman ini, Anda dapat
membudidayakannya dirumah Anda. Anda hanya menyiapkan beberapa hal simple yang
dibutuhkan.
Dalam
membudidayakan lumut beberapa hal yang harus Anda siapkan seperti tempat tanam,
Anda dapat menggunakan pot dan juga Moss. Selain itu, siapkan juga pasir
vulkanik dan campuran tanah, pupuk dan juga humus. Agar mendapat hasil pasir
yang baik, sediakam juga ayakan pasir.
Sediakan kuas
berukuran sedang dan juga media lumut sebagai media utama. Anda dapat memakai
beragam lumut seperti lumut sawah. Pastikan semua hal tersebut terpenuhi.
Cara Menanam Lumut
Pertama-tama
Anda dapat sediakan pot yang telah diberi Moss dibagian bawah pot. Pada bagian
atas moss, taburi lapisan pasir vulkanik dengan merata. Pastikan semua bagian
pot terjangkau. Kemudian, pada bagian atasnya, lapisi dengan campuran tanah
tersebut yang sudah dihaluskan menggunakan ayak pasir.
Siram media
tersebut dan gunakan sprayer untuk melekatkan lumut. Tanamkan lumut yang telah
tersedia pada bagian kontur yang telah Anda buat sebelumnya setelah memberi
media tanah. Beri pasir vulkanik pada bagian potongan lumut.
Dengan
menggunakan kuas, cocok pasir yang telah ditabur untuk mengisi rongga pada
sambungan antar potongan lumut. Semprot dengan menggunakan sprayer pada bagian
lumut yang baru ditanam tersebut. Bersihkan tanaman pot dan tempatkan pada
tempat lembab yang cukup baik.
Pemeliharaan Lumut
untuk memelihara lumut
juga terbilang sangat mudah. Tentu Anda ingin menjaga hasil tanaman Anda dengan
baik bukan setelah tanaman lumut tersebut dicabut dari asalnya? Karena
kebanyakan setelah lumut dicabut, tanaman akan tersebut mati.
Cara yang paling
ampuh ialah dengan membersihkan kotoran dan lumpur pada lumut tersebut. Peras
lumut tersebut sampai kering. Urai tanaman tersebut menjadi bagian-bagian kecil
lalu bungkus dengan koran atau kertas untuk menjaga kelembabannya. Setelah itu,
Anda dapat mencucinya secara berkala.
beberapa waktu yang lalu ada rekan yang
memberitahu bahwa beberapa tanaman lumutnya mengalami kekeringan & mati.
Mungkin kejadian ini juga pernah dialami oleh yang lainnya. Selama ini berbagai
cara menanam lumut di pot telah penulis lakukan, berikut ini akan dibagikan
sedikit tips cara menanam lumut, semoga cocok dan bermanfaat bagi yang
menginginkan.
Bahan & alat yang
dibutuhkan:
1.
Tempat tanam (bisa
pot);
2.
Moss;
3.
Pasir vulkanik yang
diayak halus;
4.
Campuran tanah, humus
& pupuk organik;
5.
Ayakan pasir;
6.
Kuas sedang;
7.
Lumut yang akan
ditanam.
Cara:
1.
Tempat tanam (pot)
diberi moss dengan rata minimal 1 cm dan tergantung kebutuhan. Moss ditebar di
paling dasar dengan tujuan untuk menjaga sediaan air & menjaga kelembaban;
2.
Di atas moss ditaburi
lapisan pasir vulkanik secara merata;
3.
Kemudian di atasnya
dilapisi dengan media tanam lumut yang berupa campuran tanah, humus & pupuk
organik yang sudah dihaluskan;
4.
Bentuk media tanam
sesuai kontur yang diinginkan;
5.
Siram media tanam yang
telah berkontur dengan air bersih menggunakan sprayer halus secukupnya guna
melekatkan lumut yang hendak di tanam;
6.
Tanam lumut dengan
cara menempelkannya pada media berkontur TANPA DITEKAN ke atas media sesuai
tempat & bentuk yang diinginkan;
7.
Sedikit tekan
sisi-sisi luar setiap potongan lumut menggunakan ujung-ujung jari tangan agar
lebih menempel pada media tanam;
8.
Taburi
sambungan-sambungan antar potongan lumut dengan pasir vulkanik yang telah
diayak halus secara merata;
9.
Pasir yang telah
ditaburkan kemudian dicocok menggunakan kuas halus ukuran sedang agar lebih
mampu mengisi rongga-rongga kosong sambungan maupun ruang antara potongan lumut
dengan media;
10. Semprot lumut yang baru saja ditanam menggunakan sprayer halus secukupnya;
11. Bersihkan wadah tanam (pot) dari kotoran, tempatkan di posisi yang mampu
memberi suhu 16-27⁰ celcius
dan kelembaban serta sinar yang cukup;
Lumut yang ditanam dalam pot siap
mempesona.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar