Kamis, 13 Februari 2014

budidaya lumut



Cara budidaya lumut dengan mudah
Lumut merupakan jenis tanaman yang paling sering dijumpai pada tempat yang lembab dan paling sering terkena air. Lumut banyak hidup pada sebuah lingkungan yang berair yang ada di permukaan bumi. Lumut dapat hidup di paparan sinar matahari yang cukup.
Manfaat Budidaya Lumut
Lumut juga dapat hidup di air tawar. Lumut banyak digunakan untuk memancing. Selain itu, lumut juga bisa digunakan sebagai bahan panganan. Karena lumut banyak mempunyai manfaat, maka lumut saat ini seringkali menjadi salah satu tanaman yang dibudidayakan.
Cara budidaya lumut yang mudah membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya dan menjadikan lumut sebagai peluang bisnis yang lain. Budidaya tumbuhan lumut ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Terdapat dua macam cara budidaya lumut.
Cara Budidaya Lumut
Cara pertama yaitu dilakukan dengan cara terbuka, dimana tanaman lumut dapat ditanam ditempat terbuka. Menanam lumut ditempat terbuka dan juga ekstensif bisa dilakukan seperti pada perairan air tawar, sebuah danau, kolam atau kanal.
Sedangkan cara kedua yaitu dengan cara tertutup. cara tertutup biasa dilakukan pada naungan kolam, kanal atau bak yang menggunakan media plastik atau mengatur pada suplai nutrisi.
Terdapat cara tertutup lain yaitu dengan cara photobioreactor. Cara ini tebilang jauh lebih efisien karena dikembangkan dengan cara yang terbilang unik, yaitu lumut dikembangkan pada sebuah tangki reaktor dan diberi tambahan energi buatan.
Media Budidaya yang Simple
Teknik budidaya lumut tidak memerlukan banyak media dan bahan. Budidaya lumut terbilang sangat simple. Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman ini, Anda dapat membudidayakannya dirumah Anda. Anda hanya menyiapkan beberapa hal simple yang dibutuhkan.
Dalam membudidayakan lumut beberapa hal yang harus Anda siapkan seperti tempat tanam, Anda dapat menggunakan pot dan juga Moss. Selain itu, siapkan juga pasir vulkanik dan campuran tanah, pupuk dan juga humus. Agar mendapat hasil pasir yang baik, sediakam juga ayakan pasir.
Sediakan kuas berukuran sedang dan juga media lumut sebagai media utama. Anda dapat memakai beragam lumut seperti lumut sawah. Pastikan semua hal tersebut terpenuhi.

Cara Menanam Lumut
Pertama-tama Anda dapat sediakan pot yang telah diberi Moss dibagian bawah pot. Pada bagian atas moss, taburi lapisan pasir vulkanik dengan merata. Pastikan semua bagian pot terjangkau. Kemudian, pada bagian atasnya, lapisi dengan campuran tanah tersebut yang sudah dihaluskan menggunakan ayak pasir.
Siram media tersebut dan gunakan sprayer untuk melekatkan lumut. Tanamkan lumut yang telah tersedia pada bagian kontur yang telah Anda buat sebelumnya setelah memberi media tanah. Beri pasir vulkanik pada bagian potongan lumut.
Dengan menggunakan kuas, cocok pasir yang telah ditabur untuk mengisi rongga pada sambungan antar potongan lumut. Semprot dengan menggunakan sprayer pada bagian lumut yang baru ditanam tersebut. Bersihkan tanaman pot dan tempatkan pada tempat lembab yang cukup baik.
Pemeliharaan Lumut
untuk memelihara lumut juga terbilang sangat mudah. Tentu Anda ingin menjaga hasil tanaman Anda dengan baik bukan setelah tanaman lumut tersebut dicabut dari asalnya? Karena kebanyakan setelah lumut dicabut, tanaman akan tersebut mati.
Cara yang paling ampuh ialah dengan membersihkan kotoran dan lumpur pada lumut tersebut. Peras lumut tersebut sampai kering. Urai tanaman tersebut menjadi bagian-bagian kecil lalu bungkus dengan koran atau kertas untuk menjaga kelembabannya. Setelah itu, Anda dapat mencucinya secara berkala.
beberapa waktu yang lalu ada rekan yang memberitahu bahwa beberapa tanaman lumutnya mengalami kekeringan & mati. Mungkin kejadian ini juga pernah dialami oleh yang lainnya. Selama ini berbagai cara menanam lumut di pot telah penulis lakukan, berikut ini akan dibagikan sedikit tips cara menanam lumut, semoga cocok dan bermanfaat bagi yang menginginkan.
Bahan & alat yang dibutuhkan:
1.        Tempat tanam (bisa pot);
2.        Moss;
3.        Pasir vulkanik yang diayak halus;
4.        Campuran tanah, humus & pupuk organik;
5.        Ayakan pasir;
6.        Kuas sedang;
7.        Lumut yang akan ditanam.
Cara:
1.        Tempat tanam (pot) diberi moss dengan rata minimal 1 cm dan tergantung kebutuhan. Moss ditebar di paling dasar dengan tujuan untuk menjaga sediaan air & menjaga kelembaban;
2.        Di atas moss ditaburi lapisan pasir vulkanik secara merata;
3.        Kemudian di atasnya dilapisi dengan media tanam lumut yang berupa campuran tanah, humus & pupuk organik yang sudah dihaluskan;
4.        Bentuk media tanam sesuai kontur yang diinginkan;
5.        Siram media tanam yang telah berkontur dengan air bersih menggunakan sprayer halus secukupnya guna melekatkan lumut yang hendak di tanam;
6.        Tanam lumut dengan cara menempelkannya pada media berkontur TANPA DITEKAN ke atas media sesuai tempat & bentuk yang diinginkan;
7.        Sedikit tekan sisi-sisi luar setiap potongan lumut menggunakan ujung-ujung jari tangan agar lebih menempel pada media tanam;
8.        Taburi sambungan-sambungan antar potongan lumut dengan pasir vulkanik yang telah diayak halus secara merata;
9.        Pasir yang telah ditaburkan kemudian dicocok menggunakan kuas halus ukuran sedang agar lebih mampu mengisi rongga-rongga kosong sambungan maupun ruang antara potongan lumut dengan media;
10.    Semprot lumut yang baru saja ditanam menggunakan sprayer halus secukupnya;
11.    Bersihkan wadah tanam (pot) dari kotoran, tempatkan di posisi yang mampu memberi suhu 16-27 celcius dan kelembaban serta sinar yang cukup;
Lumut yang ditanam dalam pot siap mempesona.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar