dalam setiap keindahan selalu ada mata yang memandang,dalam setiap kebenaran selalu ada telinga yang mendengar dan dalam setiap kasih selalu ada hati yang menerima, so.... tersenyumlah !!
Jumat, 14 Februari 2014
Kamis, 13 Februari 2014
budidaya lumut
Cara budidaya
lumut dengan mudah
Lumut merupakan
jenis tanaman yang paling sering dijumpai pada tempat yang lembab dan paling
sering terkena air. Lumut banyak hidup pada sebuah lingkungan yang berair yang
ada di permukaan bumi. Lumut dapat hidup di paparan sinar matahari yang cukup.
Manfaat Budidaya Lumut
Lumut juga dapat
hidup di air tawar. Lumut banyak digunakan untuk memancing. Selain itu, lumut
juga bisa digunakan sebagai bahan panganan. Karena lumut banyak mempunyai
manfaat, maka lumut saat ini seringkali menjadi salah satu tanaman yang
dibudidayakan.
Cara
budidaya lumut yang mudah membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya
dan menjadikan lumut sebagai peluang bisnis yang lain. Budidaya
tumbuhan lumut ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Terdapat dua macam
cara budidaya lumut.
Cara Budidaya Lumut
Cara pertama
yaitu dilakukan dengan cara terbuka, dimana tanaman lumut dapat ditanam
ditempat terbuka. Menanam lumut ditempat terbuka dan juga ekstensif bisa
dilakukan seperti pada perairan air tawar, sebuah danau, kolam atau kanal.
Sedangkan cara
kedua yaitu dengan cara tertutup. cara tertutup biasa dilakukan pada naungan
kolam, kanal atau bak yang menggunakan media plastik atau mengatur pada suplai
nutrisi.
Terdapat cara
tertutup lain yaitu dengan cara photobioreactor. Cara ini tebilang jauh lebih
efisien karena dikembangkan dengan cara yang terbilang unik, yaitu lumut
dikembangkan pada sebuah tangki reaktor dan diberi tambahan energi buatan.
Media Budidaya yang Simple
Teknik
budidaya lumut tidak memerlukan banyak media dan bahan. Budidaya lumut
terbilang sangat simple. Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman ini, Anda dapat
membudidayakannya dirumah Anda. Anda hanya menyiapkan beberapa hal simple yang
dibutuhkan.
Dalam
membudidayakan lumut beberapa hal yang harus Anda siapkan seperti tempat tanam,
Anda dapat menggunakan pot dan juga Moss. Selain itu, siapkan juga pasir
vulkanik dan campuran tanah, pupuk dan juga humus. Agar mendapat hasil pasir
yang baik, sediakam juga ayakan pasir.
Sediakan kuas
berukuran sedang dan juga media lumut sebagai media utama. Anda dapat memakai
beragam lumut seperti lumut sawah. Pastikan semua hal tersebut terpenuhi.
Cara Menanam Lumut
Pertama-tama
Anda dapat sediakan pot yang telah diberi Moss dibagian bawah pot. Pada bagian
atas moss, taburi lapisan pasir vulkanik dengan merata. Pastikan semua bagian
pot terjangkau. Kemudian, pada bagian atasnya, lapisi dengan campuran tanah
tersebut yang sudah dihaluskan menggunakan ayak pasir.
Siram media
tersebut dan gunakan sprayer untuk melekatkan lumut. Tanamkan lumut yang telah
tersedia pada bagian kontur yang telah Anda buat sebelumnya setelah memberi
media tanah. Beri pasir vulkanik pada bagian potongan lumut.
Dengan
menggunakan kuas, cocok pasir yang telah ditabur untuk mengisi rongga pada
sambungan antar potongan lumut. Semprot dengan menggunakan sprayer pada bagian
lumut yang baru ditanam tersebut. Bersihkan tanaman pot dan tempatkan pada
tempat lembab yang cukup baik.
Pemeliharaan Lumut
untuk memelihara lumut
juga terbilang sangat mudah. Tentu Anda ingin menjaga hasil tanaman Anda dengan
baik bukan setelah tanaman lumut tersebut dicabut dari asalnya? Karena
kebanyakan setelah lumut dicabut, tanaman akan tersebut mati.
Cara yang paling
ampuh ialah dengan membersihkan kotoran dan lumpur pada lumut tersebut. Peras
lumut tersebut sampai kering. Urai tanaman tersebut menjadi bagian-bagian kecil
lalu bungkus dengan koran atau kertas untuk menjaga kelembabannya. Setelah itu,
Anda dapat mencucinya secara berkala.
beberapa waktu yang lalu ada rekan yang
memberitahu bahwa beberapa tanaman lumutnya mengalami kekeringan & mati.
Mungkin kejadian ini juga pernah dialami oleh yang lainnya. Selama ini berbagai
cara menanam lumut di pot telah penulis lakukan, berikut ini akan dibagikan
sedikit tips cara menanam lumut, semoga cocok dan bermanfaat bagi yang
menginginkan.
Bahan & alat yang
dibutuhkan:
1.
Tempat tanam (bisa
pot);
2.
Moss;
3.
Pasir vulkanik yang
diayak halus;
4.
Campuran tanah, humus
& pupuk organik;
5.
Ayakan pasir;
6.
Kuas sedang;
7.
Lumut yang akan
ditanam.
Cara:
1.
Tempat tanam (pot)
diberi moss dengan rata minimal 1 cm dan tergantung kebutuhan. Moss ditebar di
paling dasar dengan tujuan untuk menjaga sediaan air & menjaga kelembaban;
2.
Di atas moss ditaburi
lapisan pasir vulkanik secara merata;
3.
Kemudian di atasnya
dilapisi dengan media tanam lumut yang berupa campuran tanah, humus & pupuk
organik yang sudah dihaluskan;
4.
Bentuk media tanam
sesuai kontur yang diinginkan;
5.
Siram media tanam yang
telah berkontur dengan air bersih menggunakan sprayer halus secukupnya guna
melekatkan lumut yang hendak di tanam;
6.
Tanam lumut dengan
cara menempelkannya pada media berkontur TANPA DITEKAN ke atas media sesuai
tempat & bentuk yang diinginkan;
7.
Sedikit tekan
sisi-sisi luar setiap potongan lumut menggunakan ujung-ujung jari tangan agar
lebih menempel pada media tanam;
8.
Taburi
sambungan-sambungan antar potongan lumut dengan pasir vulkanik yang telah
diayak halus secara merata;
9.
Pasir yang telah
ditaburkan kemudian dicocok menggunakan kuas halus ukuran sedang agar lebih
mampu mengisi rongga-rongga kosong sambungan maupun ruang antara potongan lumut
dengan media;
10. Semprot lumut yang baru saja ditanam menggunakan sprayer halus secukupnya;
11. Bersihkan wadah tanam (pot) dari kotoran, tempatkan di posisi yang mampu
memberi suhu 16-27⁰ celcius
dan kelembaban serta sinar yang cukup;
Lumut yang ditanam dalam pot siap
mempesona.
valentine dalam pandangan islam ( kutipan dari internet )

VALENTINE DAY (HARI BERKASIH
SAYANG)
Menurut pandangan Islam
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)
Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui jargon-jargon (simbol-simbol atau iklan-iklan) tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televisyen; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.
SEJARAH VALENTINE:
Sungguh merupakan hal yang ironis(menyedihkan/tidak sepatutnya terjadi) apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.
Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis' kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.
Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.
PANDANGAN ISLAM
Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontohi begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?
Mari kita renungkan firman Allah s.w.t.:
“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)
Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengindera(mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan(bila), bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.
Oleh kerana itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mendorong/mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut Taqlid.
Hadis Rasulullah s.a.w:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”. Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-
Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam masalah 'Valentine Day'.
1. PRINSIP / DASAR
Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
2. SUMBER ASASI
Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.
Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.
3. TUJUAN
Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
4. OPERASIONAL
Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara. Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)
Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “…walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.
Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan(memuja-muja) Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini(saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim. Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.
Lihatlah kebangkitan Islam!!! Lihatlah kerosakan-kerosakan yang ditampilkan oleh peradaban Barat baik dalam media massa, televisyen dan sebagainya. Karena sebenarnya Barat hanya mengenali perkara atau urusan yang bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan 'robot' yang bernyawa.
MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH)
Perhatikanlah Firman Allah : “…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim”.
Semoga Allah memberikan kepada kita hidayahNya dan ketetapan hati untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya.
Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita selalu taat sehingga dengan izin Allah s.w.t. kita dapat berjumpa dengan para Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w.
Firman Allah s.w.t.: “Barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah sebaik-baik teman”.
Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-
"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya
Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam
Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih
sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!! Tumbangnya Kerajaan Islam
Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!!
Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah
hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..
Rabu, 12 Februari 2014
memoar PPL di MA Alkarimiyyah
20 01 2014-19 02 2014
Atas nama terima kasih kutulis memoar ini dengan rasa
bangga,atas keindahan yang kalian haturkan,atas kebahagiaan yang kalian
sambutkan dan atas kesabaran yang kalian tampakkan.sebulan yang lalu saat ku
mendengar kata ppl yang terbesit adalah kesulitan,yang terbesit hanyalah
keminderan,yang terbesit hanyalah ketakutan-ketakutan sebab denngan ilmu yang
masih dangkal dan pengalaman yang masih minim aku sudah harus berdiri di depan
kalian sebagai figur yang harus memberi contoh yang baik,memberi pembelajaran yang
baik serta keakraban yang baik.
Kini setelah ppl selesai ku serasa ada di ujung harapan dan
perjalanan dengan perasaan bangga dan haru,aku bangga ketika mendapat senyuman
hangat dari kalian sebab karenanya aku tidak menjadi orang asing di lingkungan
alkarimiyyah,aku bangga ketika mendapat jawaban salam dari kalian sebab
karenanya kita semua menjaga ukhuwah
dalam bingkai do’a yang selalu di dengar yang maha kuasa,aku bangga ketika
kalian menerimaku apa adanya,mendengarkan,merespon dan bertanya serta santun
bahasa yang terucap dan sikap yang tertindak sebab karenanya nilai luhur aku
dapatkan tentang arti saling menghargai tentang arti saling menghormati.
Dan aku juga terharu ketika aku dengan sikapku yang jauh
dari kata baik masih kalian terima,masih kalian dengarkan itu menjadi motivasi
buatku untuk meniru sikap kalian yang baik biar santun juga terucap biar
ta’dzim juga tertindak, aku terharu ketika mendapati kalian capek,mendapati
kalian jenuh dan mendapati kalian bosan rasa penghormatan kalian tidak berkurang,jiwa
memberi kalian tidak berkurang sebab sejatinya bukan kalian yang butuh pada
kami tapi kami yang butuh pada kalian untuk belajar menjadi guru yang
baik,untuk belajar menyikapi perbedaan,untuk belajar manisnya dihormati,untuk
belajar bahagianya dianggap ada,untuk belajar tersenyum bersama dan untuk
belajar memanusiakan manusia.dari kalian aku belajar menyapa dari kalian pula
aku belajar berpamitan dan dari kalian aku belajar bersabar.
Terima kasihku;atas sambutan kalian yang indah,atas pembelajaran yang
berharga,atas penghormatan yang bersahaja semoga menjadi bekal luhur untuk
setiap tindak di masa depan.
Minta maafku: atas sikap yang kurang sopan,atas tindak yang menyalahi
aturan,atas marah yang tak semestinya,atas ucap yang menyakiti,atas ucap yang
kurang sopan,atas pembelajaran yang kurang,atas pertanyaan yang tak
terjawabkan, semoga di masa depan menjadi lebih baik lagi.
Akhirnya waktu jualah yang membatasi kebersamaan kita atas
nama pertemuan perpisahan menjadi hal yang tak terelakkan,serasa baru kemarin
ku mengucap salam pertemuan kini ku harus mengucap salam perpisahan, jika salam
pertemuanku penuh dengan tanda tanya, kini salam perpisahanku penuh dengan
jawaban dan ilmu,jawaban dari kalian adik-adikku dan ilmu dari kalian yang
mengajariku.
Semoga kebersamaan kita selalu terjalin dari do’a-do’a,
semoga harapan kita selalu sesuai dengan kehendakNYA,semoga kita semua menjadi
lebih baik dari yang mereka sangka dan semoga kita semua menjadi seperti
bintang di langit yang meski di lihat dari genangan air ia akan tetap nampak
tinggi.
Tholabdzulhimmah Nisawi elmandasy
cerpen
cinta mengapa harus ragu ? Ku memulai kasih ketika
aku ditakdirkan Tuhan untuk menjadi manusia kecil dalam kandungan, di
sayang, di do’akan dan di nanti. Alhamdulillah kini ku telah menjadi
manusia seutuhyna yang aku berharap aku pun dapat menyayangi dan
menyebar cinta pada segala makhluk di sekitarku, kabulkan ya Allah Amin.
Sepertiga malam yang agung yang di hiasi tetesan embun berpadu
menyambut uluran kasih sang maha di raja tak dinyana hatiku luluh akan
kebesaran-Nya, ketika ku lihat alam tenang dalam sujud-Nya tanpa di
ganggu ulah using yang selalu di jentikkan makhluk pendosa, oh….alangkah
indanhya. Belum sempat menyelesaikan lamunanku suara khasku telah
berdayu-dayu menyebarkan kalam suci Tuhan untuk merasuki setiap telinga
akan menjadi isyarat bahwa fajar segera menyapa, bangun dik! Suara kakak
pengurus membangunkan teman-temanku yang masih berselimut mimpi sontak
semuanya bergerak ada yang menggaruk rambut sampai ada yang mengigau
seakan tidak rela dunia mimpinya berganti fajar, ak tersenyum sendiri
melihat teman-temanku yang telah membuatku menjadi tidak asing di pondok
ini pondok yang asri dengan pohon kelapanya yang meliup-liup menyuplai
oksigen ke penghuni pondok Ar-Rayyan tercinta. Adzan subuh telah
berkumandang sebagai tanda tiba saatnya tuk mengabdi juga sebagai
isyarat bahwa hari baru kita sebagai santri telah di mulai, sajadah di
gelar munajat cinta pun terjadi encari beberapa hikmah diantara
pergantian malam dan hari menunjukkan penghambaan mencari cinta sejati
dalam lamunan do’a sebagai perantara aku,temanku dan segala mahkluk
untuk terus mengadu dalam cinta dan harapan. Assalamualaikum serentak
kami menutup munajat cinta dan membuka kembali puja puji untukNYA yang
maha sempurna sampai dibeberapa sudut mata aliran tipis menggenang tak
kuasa menahan rindu pada pencipta keindahan yang sering kami
inkari,sering kami lupakan padahal DIA tidak pernah melupakan kita. Kamu
kenapa jinan ? suara parau sahabatku member kehangatan pada diri yang
dingin,dingin karena menakar cinta dengan takaran matematika yang selalu
berakhir pasti, jinan…! Suara nayla sekali lagi memanggilku yang terus
larut dalam tangisku yang semakin tak mengerti pada cinta,pengorbanan
dan kesetiaan, nay…! Aku mencoba bercerita padanya,menurutmu ketika kita
mencintai seseorang apa kita harus mengharapkannya ? iya jinan,
jawabnya sembari menatapku sayu ,kenapa ? jawabku , keluh karena setiap
harapan yang kau semaikan ia akan menjadi do’a bukankah do’a itu akan
dikabulkan tuhan, jawabnya lembut seakan membawa aura positif kerelung
hatiku, memang nayla adalah sahabatku yang terbaik keluarga yang telah
aku pilih sendiri untu mengaca,berkeluh d tempat berbagi air mataku,
sembari tersenyum ia mengajakku untuk berkonsentrasi menyelami baris
perbaris tafsir kalam suci yang membahas ayat-ayat cinta yang
mengisahkan banyaknya oran-orang yang berpasangan di dunia tapi menjadi
musuh di akhirat kelak, anak-anakku…! Kata kiaiku dengan penuh kasih
sayang, kalian sebagai generasi muda islam jangan pernah terlena dengan
cinta semu, cinta yang hanya kalian nikmati di dunia tapi di akhirat
kelak menjadi musuh yang nyata bagi kalian, ingat..! cinta itu anugerah
cinta itu sunnatullah ia putih,suci dan bermartabat, aku mohon
anak-anakku demi Allah da rasulNYA jangan kalian menodai cinta dengan
alas an apapun, aku berdo’a semoga kalian semua menjadi pecinta di dunia
dan akhirat, amin….! Serentak kami mengamini do’a yang sedang melaju
menuju sebuah titik sekaligus menjadi wejangan penutup kalam suci di
pagi hari yang putih. Mentaripun semakin sigap menerangi pesantrenku
namun sinarnya masih belum mampu menghangatkan hatiku, hati yang terus
ragu pada cinta yang ku pupuk sendiri, cinta yang berusaha aku putihkan
seperti pesan kiaiku, tapi apakah ia mencintaiku ? ia yang telah membuat
hatiku bergetar, ia yang senyumnya aku rindukan namun mengapa aku ragu
pada cintanya ? duh… andai semuanya jelas tak rela aku berpaling
darinya, ia memiliki yang aku butuhkan, ya Allah ada apa denganku
?.lamunan panjan telah menyeretku ke sudut waktu yang semakin sempit
sebentar lagi bel masuk sekolah berbunyi tapi kenapa aku belum bersiap
diri ? sontak pikiranku sadar segera kususuri lantai mushallaku dengan
langkah terburu, sekilas mataku menyapu kesegenap penjuru pondokku
semuanya seakan menyuruhku bergegas, ku kayuhkan langkah mengambil
sandal kususuri halaman luas pondokku bergegas diri karena waktu telah
memenjaraku dalam palsunya lamunan. Jinan..! cepat sebentar lagi bell,
kemana aja sich kamu dari tadi ? seloroh temanku dengan pandangan iba
mungkin dibenaknya keterlambatanku adalah kesengajaan padahal aku tidak
bermaksut begitu hanya saja keraguan cintaku semakin menyeretku pada
gamangnya hidup diantar hayalan dan kenyataan. Assalamualaikum..! aku
menyebar do’a keselamatan pada teman-temanku yang tengah bersiap
menyimak materi di sekolah, serta merta semua pandangan tertuju padaku
pandangan kesal,iba dan haru semuanya berpadu seakan menyelidiki
keterlambatanku memasuki kelas, ma’af bu..! saya terlambat, kenapa kamu
terlambat jinan ? Tanya guruku dengan penuh kasih sayang, ia memang
seorang guru yang professional yang memandang segi positif dari
kesalahan namun juga tegas demi sebuah kedisiplinan, ada masalah dengan
kamu ? tidak biasanya kamu begini ? ya sudah silahkan duduk pas itirahat
nanti temui ibu ya.! Setelah dipersilahkan duduk aku disambut senyuman
ramah dari teman-temanku di kelas mereka seakan mengerti mengapa aku
terlamat dan dengan senyum mereka aku merasa segumpal kesedihanku
perlahan memudar dan memutikkan rasa bahagia yang dipancarkan indahnya
persahabatan,terima kasih teman-teman gumamku dalam hati seraya ku
menemui kursiku yang sedari tadi kosong seisi kelaspun mulai larut dalam
dalam pelajaran matematika yang semuanya berakhir pasti, jika sekian
ditambah sekian maka hasilnya sekian juga tutur bu guruku penuh
semangat. Bel tiga kali pun berdenting sebagai isyarat waktu istirahat
tiba semua gembira dan menuju pintu keluar masing-masing ada yang ke
kantin, perpus atau yang melanjutkan sarapan dan yang bergegas menuju
mushalla untuk shalat duha, sementara aku tidak bisa melakukan aktivitas
tersebut aku harus menemui bu guru sesuai perintahnya karena
keterlambatanku , ikut yuk nay..! ajakku pada sohibku itu , ia tersenyum
menggoda, gak jawabnya riang, kenapa ? selidikku kesal, jinan…! Kamu
tahu gak kenapa bu guru menyuruhmu menemuinya ? apa ? tanyaku penasaran,
menurutku beliau ingin menanyakan masalahmu dari hati ke hati, jawaban
nayla membuat hatiku jantungku bergetar sekaligus senang ini
kesempatanku tuk menanyakan sebab keraguan cintaku yang beberapa hari
ini membelengguku. Ku susuri lantai sekolahku dengan langkah pasti
cahaya duha mulai menghempaskan debu debu untuk menguji kesabaran
masyarakat sekolahku, sekolah yang sederhana tapi tidak mau sederhana
tapi tidak mau sederhana dalam keilmuannya, aku pun patut bersyukur
menjadi bagian dari sekolah ini sekolah yang telah merubah cara
pandangku terhadap islam dan al qur’an namun di sekolah ini juga aku
mendapati keraguan terhadap cinta khususnya cinta yang tanpa
pengungkapan. Assalamualaikum ! waalaikumsalam masuk jinan ! perintah bu
guruku sambil sesekali menatap wajahku yang sayu, kamu kenapa nak..?
tanyanya lembut, mendapat perlakuan seperti itu aku tak kuasa memendung
air mataku aku serasa mendapat tempat untuk menumpahkan segala
kegamanganku, melihat diriku sesengukan bu guru menghampiriku memelukku
sambil menguatkan diriku supaya bersabar dan mau bercerita tentang
masalahku,dengan menarik nafas panjang sambil mengucap basmalah
kuceritakan masalahku pada ibu guru, aku bercerita tentang cintaku yang
ragu diantara apakah ia mencintaiku ? kalau iya kenapa ia tida
mengungkapkannya ? apakah ini harapan semuku ? ku bercerita tanpa ada
yang ditutup-tutupi karena ku yakin buguruku mengerti pada keadaanku,
keadaanku yang mungkin pernah beliau alami sehingga aku berharap beliau
bisa member solusi terhadapku. Nak..! beliau mulai bicara ibu rasa kamu
harus bersyukur dengan keadaan ini, ini adalah proses dari kesucian
cinta itu sendiri ingat nak..! masyarakat kita sekarang ini menerima dan
member cinta tanpa keraguan sedikitpun akibatnya bisa fatal,kamu bisa
lihat begitu banyak orang yang tersakiti karena tak meragukan cinta,
bahkan banyak dari mereka yang menyakiti diri sendiri atas nama
cinta,padahal cinta merubah duri jadi mawar bukan sebaliknya, mengenai
keraguanmu tentang apakah ia mecintaimu dan kalau cinta mengapa tidak
mengugkapkannya ibu rasa kamu harus bijak dan melihat segi positifnya,
jinan..! jalaluddin rumi pernah berkata “bahwa cinta tak kan pernah
sirna hanya karena ketidakmaampuan pengungkapan” walaupun ucapan menjadi
kalimat sakti dalam sebuah ikatan tidak selamanya yang diucapkan itu
sesuai dengan isi hati bisa saja apa yang diucapkan itu merupakan umpan
yang kan menyeretmu pada kenistaan buktinya banyak kan.? Kata buguruku
sambil sesekali mengajakku tersenyum, jika kamu ingin membuktikan
cintanya padamu janganlah kamu bergantung pada bahasa lisan tapi
lihatlah bahasa tubuhnya bahasa tubuh sulit untuk berbohong, lagi pula
mungkin ia tidak mengungkapkan cintanya padamu karena ia bijak melihat
kondisimu sekarang, kamu sekarang ada di mana ? Tanya buguruku menggoda,
di pesantren bu jawabku simplel, iya nak..! pesantren adalah tempat
mencari ilmu dan mengabdi pesantren tidak melarang cinta tapi ia
mengajari bagaimana cinta yang tidak hanya di dunia tapi juga di
akhirat, jadi tegarkan hatimu ya jinan..! cinta akan indah pada
waktunya, sambil kembali memelukku beliau mengatakan ya sudah sana ke
kelasmu bel masuk sudah berbunyi, terima kasih bu..! ucapku sambil
menciu tangannya tangan seseorang yang telah mengajariku menyucikan
cinta semoga cintanya berlanjut di akhirat amin.. Dengan jiwa yang lebih
tenang ku berjalan menyusuri koridor sekolahku untuk melanjutkan
belajarku di kelas, kelas sebelas yang ganjil bukankah tuhan menyukai
angka ganjil? Tanyaku pada diri sendiri terima kasih tuhan di kelas
ganjil kesukaanmu itu aku mendapat sahabat yang menggiringku untuk ta’at
padamu dan di kelas itu juga kau berikan seorang guru yang begitu
bijaksana.pesantrenku,sahabatku dan guru-guruku aku mencintai kalian
karena Allah. Sabtu 13 oktober 2012
Langganan:
Postingan (Atom)


