Kamis, 13 Februari 2014

benarkah valentine seindah namanya ???


budidaya lumut



Cara budidaya lumut dengan mudah
Lumut merupakan jenis tanaman yang paling sering dijumpai pada tempat yang lembab dan paling sering terkena air. Lumut banyak hidup pada sebuah lingkungan yang berair yang ada di permukaan bumi. Lumut dapat hidup di paparan sinar matahari yang cukup.
Manfaat Budidaya Lumut
Lumut juga dapat hidup di air tawar. Lumut banyak digunakan untuk memancing. Selain itu, lumut juga bisa digunakan sebagai bahan panganan. Karena lumut banyak mempunyai manfaat, maka lumut saat ini seringkali menjadi salah satu tanaman yang dibudidayakan.
Cara budidaya lumut yang mudah membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya dan menjadikan lumut sebagai peluang bisnis yang lain. Budidaya tumbuhan lumut ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Terdapat dua macam cara budidaya lumut.
Cara Budidaya Lumut
Cara pertama yaitu dilakukan dengan cara terbuka, dimana tanaman lumut dapat ditanam ditempat terbuka. Menanam lumut ditempat terbuka dan juga ekstensif bisa dilakukan seperti pada perairan air tawar, sebuah danau, kolam atau kanal.
Sedangkan cara kedua yaitu dengan cara tertutup. cara tertutup biasa dilakukan pada naungan kolam, kanal atau bak yang menggunakan media plastik atau mengatur pada suplai nutrisi.
Terdapat cara tertutup lain yaitu dengan cara photobioreactor. Cara ini tebilang jauh lebih efisien karena dikembangkan dengan cara yang terbilang unik, yaitu lumut dikembangkan pada sebuah tangki reaktor dan diberi tambahan energi buatan.
Media Budidaya yang Simple
Teknik budidaya lumut tidak memerlukan banyak media dan bahan. Budidaya lumut terbilang sangat simple. Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman ini, Anda dapat membudidayakannya dirumah Anda. Anda hanya menyiapkan beberapa hal simple yang dibutuhkan.
Dalam membudidayakan lumut beberapa hal yang harus Anda siapkan seperti tempat tanam, Anda dapat menggunakan pot dan juga Moss. Selain itu, siapkan juga pasir vulkanik dan campuran tanah, pupuk dan juga humus. Agar mendapat hasil pasir yang baik, sediakam juga ayakan pasir.
Sediakan kuas berukuran sedang dan juga media lumut sebagai media utama. Anda dapat memakai beragam lumut seperti lumut sawah. Pastikan semua hal tersebut terpenuhi.

Cara Menanam Lumut
Pertama-tama Anda dapat sediakan pot yang telah diberi Moss dibagian bawah pot. Pada bagian atas moss, taburi lapisan pasir vulkanik dengan merata. Pastikan semua bagian pot terjangkau. Kemudian, pada bagian atasnya, lapisi dengan campuran tanah tersebut yang sudah dihaluskan menggunakan ayak pasir.
Siram media tersebut dan gunakan sprayer untuk melekatkan lumut. Tanamkan lumut yang telah tersedia pada bagian kontur yang telah Anda buat sebelumnya setelah memberi media tanah. Beri pasir vulkanik pada bagian potongan lumut.
Dengan menggunakan kuas, cocok pasir yang telah ditabur untuk mengisi rongga pada sambungan antar potongan lumut. Semprot dengan menggunakan sprayer pada bagian lumut yang baru ditanam tersebut. Bersihkan tanaman pot dan tempatkan pada tempat lembab yang cukup baik.
Pemeliharaan Lumut
untuk memelihara lumut juga terbilang sangat mudah. Tentu Anda ingin menjaga hasil tanaman Anda dengan baik bukan setelah tanaman lumut tersebut dicabut dari asalnya? Karena kebanyakan setelah lumut dicabut, tanaman akan tersebut mati.
Cara yang paling ampuh ialah dengan membersihkan kotoran dan lumpur pada lumut tersebut. Peras lumut tersebut sampai kering. Urai tanaman tersebut menjadi bagian-bagian kecil lalu bungkus dengan koran atau kertas untuk menjaga kelembabannya. Setelah itu, Anda dapat mencucinya secara berkala.
beberapa waktu yang lalu ada rekan yang memberitahu bahwa beberapa tanaman lumutnya mengalami kekeringan & mati. Mungkin kejadian ini juga pernah dialami oleh yang lainnya. Selama ini berbagai cara menanam lumut di pot telah penulis lakukan, berikut ini akan dibagikan sedikit tips cara menanam lumut, semoga cocok dan bermanfaat bagi yang menginginkan.
Bahan & alat yang dibutuhkan:
1.        Tempat tanam (bisa pot);
2.        Moss;
3.        Pasir vulkanik yang diayak halus;
4.        Campuran tanah, humus & pupuk organik;
5.        Ayakan pasir;
6.        Kuas sedang;
7.        Lumut yang akan ditanam.
Cara:
1.        Tempat tanam (pot) diberi moss dengan rata minimal 1 cm dan tergantung kebutuhan. Moss ditebar di paling dasar dengan tujuan untuk menjaga sediaan air & menjaga kelembaban;
2.        Di atas moss ditaburi lapisan pasir vulkanik secara merata;
3.        Kemudian di atasnya dilapisi dengan media tanam lumut yang berupa campuran tanah, humus & pupuk organik yang sudah dihaluskan;
4.        Bentuk media tanam sesuai kontur yang diinginkan;
5.        Siram media tanam yang telah berkontur dengan air bersih menggunakan sprayer halus secukupnya guna melekatkan lumut yang hendak di tanam;
6.        Tanam lumut dengan cara menempelkannya pada media berkontur TANPA DITEKAN ke atas media sesuai tempat & bentuk yang diinginkan;
7.        Sedikit tekan sisi-sisi luar setiap potongan lumut menggunakan ujung-ujung jari tangan agar lebih menempel pada media tanam;
8.        Taburi sambungan-sambungan antar potongan lumut dengan pasir vulkanik yang telah diayak halus secara merata;
9.        Pasir yang telah ditaburkan kemudian dicocok menggunakan kuas halus ukuran sedang agar lebih mampu mengisi rongga-rongga kosong sambungan maupun ruang antara potongan lumut dengan media;
10.    Semprot lumut yang baru saja ditanam menggunakan sprayer halus secukupnya;
11.    Bersihkan wadah tanam (pot) dari kotoran, tempatkan di posisi yang mampu memberi suhu 16-27 celcius dan kelembaban serta sinar yang cukup;
Lumut yang ditanam dalam pot siap mempesona.

valentine dalam pandangan islam ( kutipan dari internet )

VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG)
Menurut pandangan Islam
Benarkah ia hanya kasih sayang belaka ?
 

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)
 

Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui jargon-jargon (simbol-simbol atau  iklan-iklan) tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televisyen; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.

 SEJARAH VALENTINE:

Sungguh merupakan hal yang ironis(menyedihkan/tidak sepatutnya terjadi) apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.
Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
 

Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
 

Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari.
 

Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
 

Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.
 
PANDANGAN ISLAM 
Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontohi begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?
 

Mari kita renungkan firman Allah s.w.t.:
“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36)
 

Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengindera(mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan(bila), bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu.
 

Oleh kerana itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mendorong/mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut Taqlid.
Hadis Rasulullah s.a.w:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”. Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-
Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam  masalah 'Valentine Day'.
 

1. PRINSIP / DASAR
   Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama  Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
 

2. SUMBER ASASI
   Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.

Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan  mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.
 

3. TUJUAN
   Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan      yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
 

4. OPERASIONAL
Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara.
Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan    syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)
Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “…walaupun kamu membelanjakan    semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat    mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati    mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
 

Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.
 

Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan(memuja-muja) Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini(saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim.  Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.
 

Lihatlah kebangkitan Islam!!! Lihatlah kerosakan-kerosakan yang ditampilkan oleh peradaban Barat baik dalam media massa, televisyen dan sebagainya. Karena sebenarnya Barat hanya mengenali perkara atau urusan yang bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan 'robot' yang bernyawa.
 

MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH)
Perhatikanlah Firman Allah :
“…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim”.
 

Semoga Allah memberikan kepada kita hidayahNya dan ketetapan hati untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya.
Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita selalu taat sehingga dengan izin Allah s.w.t. kita dapat berjumpa dengan para Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w.
Firman Allah s.w.t.: “Barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah sebaik-baik teman”.
 

Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-
"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!!  Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol..

 

Rabu, 12 Februari 2014

memoar PPL di MA Alkarimiyyah




20 01 2014-19 02 2014
Atas nama terima kasih kutulis memoar ini dengan rasa bangga,atas keindahan yang kalian haturkan,atas kebahagiaan yang kalian sambutkan dan atas kesabaran yang kalian tampakkan.sebulan yang lalu saat ku mendengar kata ppl yang terbesit adalah kesulitan,yang terbesit hanyalah keminderan,yang terbesit hanyalah ketakutan-ketakutan sebab denngan ilmu yang masih dangkal dan pengalaman yang masih minim aku sudah harus berdiri di depan kalian sebagai figur yang harus memberi contoh yang baik,memberi pembelajaran yang baik serta keakraban yang baik.
Kini setelah ppl selesai ku serasa ada di ujung harapan dan perjalanan dengan perasaan bangga dan haru,aku bangga ketika mendapat senyuman hangat dari kalian sebab karenanya aku tidak menjadi orang asing di lingkungan alkarimiyyah,aku bangga ketika mendapat jawaban salam dari kalian sebab karenanya kita  semua menjaga ukhuwah dalam bingkai do’a yang selalu di dengar yang maha kuasa,aku bangga ketika kalian menerimaku apa adanya,mendengarkan,merespon dan bertanya serta santun bahasa yang terucap dan sikap yang tertindak sebab karenanya nilai luhur aku dapatkan tentang arti saling menghargai tentang arti saling menghormati.
Dan aku juga terharu ketika aku dengan sikapku yang jauh dari kata baik masih kalian terima,masih kalian dengarkan itu menjadi motivasi buatku untuk meniru sikap kalian yang baik biar santun juga terucap biar ta’dzim juga tertindak, aku terharu ketika mendapati kalian capek,mendapati kalian jenuh dan mendapati kalian bosan rasa penghormatan kalian tidak berkurang,jiwa memberi kalian tidak berkurang sebab sejatinya bukan kalian yang butuh pada kami tapi kami yang butuh pada kalian untuk belajar menjadi guru yang baik,untuk belajar menyikapi perbedaan,untuk belajar manisnya dihormati,untuk belajar bahagianya dianggap ada,untuk belajar tersenyum bersama dan untuk belajar memanusiakan manusia.dari kalian aku belajar menyapa dari kalian pula aku belajar berpamitan dan dari kalian aku belajar bersabar.
Terima kasihku;atas sambutan kalian yang indah,atas pembelajaran yang berharga,atas penghormatan yang bersahaja semoga menjadi bekal luhur untuk setiap tindak di masa depan.
Minta maafku: atas sikap yang kurang sopan,atas tindak yang menyalahi aturan,atas marah yang tak semestinya,atas ucap yang menyakiti,atas ucap yang kurang sopan,atas pembelajaran yang kurang,atas pertanyaan yang tak terjawabkan, semoga di masa depan menjadi lebih baik lagi.
Akhirnya waktu jualah yang membatasi kebersamaan kita atas nama pertemuan perpisahan menjadi hal yang tak terelakkan,serasa baru kemarin ku mengucap salam pertemuan kini ku harus mengucap salam perpisahan, jika salam pertemuanku penuh dengan tanda tanya, kini salam perpisahanku penuh dengan jawaban dan ilmu,jawaban dari kalian adik-adikku dan ilmu dari kalian yang mengajariku.
Semoga kebersamaan kita selalu terjalin dari do’a-do’a, semoga harapan kita selalu sesuai dengan kehendakNYA,semoga kita semua menjadi lebih baik dari yang mereka sangka dan semoga kita semua menjadi seperti bintang di langit yang meski di lihat dari genangan air ia akan tetap nampak tinggi.
Tholabdzulhimmah Nisawi elmandasy                                                                      

cerpen

cinta mengapa harus ragu ?  Ku memulai kasih ketika aku ditakdirkan Tuhan untuk menjadi manusia kecil dalam kandungan, di sayang, di do’akan dan di nanti. Alhamdulillah kini ku telah menjadi manusia seutuhyna yang aku berharap aku pun dapat menyayangi dan menyebar cinta pada segala makhluk di sekitarku, kabulkan ya Allah Amin. Sepertiga malam yang agung yang di hiasi tetesan embun berpadu menyambut uluran kasih sang maha di raja tak dinyana hatiku luluh akan kebesaran-Nya, ketika ku lihat alam tenang dalam sujud-Nya tanpa di ganggu ulah using yang selalu di jentikkan makhluk pendosa, oh….alangkah indanhya. Belum sempat menyelesaikan lamunanku suara khasku telah berdayu-dayu menyebarkan kalam suci Tuhan untuk merasuki setiap telinga akan menjadi isyarat bahwa fajar segera menyapa, bangun dik! Suara kakak pengurus membangunkan teman-temanku yang masih berselimut mimpi sontak semuanya bergerak ada yang menggaruk rambut sampai ada yang mengigau seakan tidak rela dunia mimpinya berganti fajar, ak tersenyum sendiri melihat teman-temanku yang telah membuatku menjadi tidak asing di pondok ini pondok yang asri dengan pohon kelapanya yang meliup-liup menyuplai oksigen ke penghuni pondok Ar-Rayyan tercinta. Adzan subuh telah berkumandang sebagai tanda tiba saatnya tuk mengabdi juga sebagai isyarat bahwa hari baru kita sebagai santri telah di mulai, sajadah di gelar munajat cinta pun terjadi encari beberapa hikmah diantara pergantian malam dan hari menunjukkan penghambaan mencari cinta sejati dalam lamunan do’a sebagai perantara aku,temanku dan segala mahkluk untuk terus mengadu dalam cinta dan harapan. Assalamualaikum serentak kami menutup munajat cinta dan membuka kembali puja puji untukNYA yang maha sempurna sampai dibeberapa sudut mata aliran tipis menggenang tak kuasa menahan rindu pada pencipta keindahan yang sering kami inkari,sering kami lupakan padahal DIA tidak pernah melupakan kita. Kamu kenapa jinan ? suara parau sahabatku member kehangatan pada diri yang dingin,dingin karena menakar cinta dengan takaran matematika yang selalu berakhir pasti, jinan…! Suara nayla sekali lagi memanggilku yang terus larut dalam tangisku yang semakin tak mengerti pada cinta,pengorbanan dan kesetiaan, nay…! Aku mencoba bercerita padanya,menurutmu ketika kita mencintai seseorang apa kita harus mengharapkannya ? iya jinan, jawabnya sembari menatapku sayu ,kenapa ? jawabku , keluh karena setiap harapan yang kau semaikan ia akan menjadi do’a bukankah do’a itu akan dikabulkan tuhan, jawabnya lembut seakan membawa aura positif kerelung hatiku, memang nayla adalah sahabatku yang terbaik keluarga yang telah aku pilih sendiri untu mengaca,berkeluh d tempat berbagi air mataku, sembari tersenyum ia mengajakku untuk berkonsentrasi menyelami baris perbaris tafsir kalam suci yang membahas ayat-ayat cinta yang mengisahkan banyaknya oran-orang yang berpasangan di dunia tapi menjadi musuh di akhirat kelak, anak-anakku…! Kata kiaiku dengan penuh kasih sayang, kalian sebagai generasi muda islam jangan pernah terlena dengan cinta semu, cinta yang hanya kalian nikmati di dunia tapi di akhirat kelak menjadi musuh yang nyata bagi kalian, ingat..! cinta itu anugerah cinta itu sunnatullah ia putih,suci dan bermartabat, aku mohon anak-anakku demi Allah da rasulNYA jangan kalian menodai cinta dengan alas an apapun, aku berdo’a semoga kalian semua menjadi pecinta di dunia dan akhirat, amin….! Serentak kami mengamini do’a yang sedang melaju menuju sebuah titik sekaligus menjadi wejangan penutup kalam suci di pagi hari yang putih. Mentaripun semakin sigap menerangi pesantrenku namun sinarnya masih belum mampu menghangatkan hatiku, hati yang terus ragu pada cinta yang ku pupuk sendiri, cinta yang berusaha aku putihkan seperti pesan kiaiku, tapi apakah ia mencintaiku ? ia yang telah membuat hatiku bergetar, ia yang senyumnya aku rindukan namun mengapa aku ragu pada cintanya ? duh… andai semuanya jelas tak rela aku berpaling darinya, ia memiliki yang aku butuhkan, ya Allah ada apa denganku ?.lamunan panjan telah menyeretku ke sudut waktu yang semakin sempit sebentar lagi bel masuk sekolah berbunyi tapi kenapa aku belum bersiap diri ? sontak pikiranku sadar segera kususuri lantai mushallaku dengan langkah terburu, sekilas mataku menyapu kesegenap penjuru pondokku semuanya seakan menyuruhku bergegas, ku kayuhkan langkah mengambil sandal kususuri halaman luas pondokku bergegas diri karena waktu telah memenjaraku dalam palsunya lamunan. Jinan..! cepat sebentar lagi bell, kemana aja sich kamu dari tadi ? seloroh temanku dengan pandangan iba mungkin dibenaknya keterlambatanku adalah kesengajaan padahal aku tidak bermaksut begitu hanya saja keraguan cintaku semakin menyeretku pada gamangnya hidup diantar hayalan dan kenyataan. Assalamualaikum..! aku menyebar do’a keselamatan pada teman-temanku yang tengah bersiap menyimak materi di sekolah, serta merta semua pandangan tertuju padaku pandangan kesal,iba dan haru semuanya berpadu seakan menyelidiki keterlambatanku memasuki kelas, ma’af bu..! saya terlambat, kenapa kamu terlambat jinan ? Tanya guruku dengan penuh kasih sayang, ia memang seorang guru yang professional yang memandang segi positif dari kesalahan namun juga tegas demi sebuah kedisiplinan, ada masalah dengan kamu ? tidak biasanya kamu begini ? ya sudah silahkan duduk pas itirahat nanti temui ibu ya.! Setelah dipersilahkan duduk aku disambut senyuman ramah dari teman-temanku di kelas mereka seakan mengerti mengapa aku terlamat dan dengan senyum mereka aku merasa segumpal kesedihanku perlahan memudar dan memutikkan rasa bahagia yang dipancarkan indahnya persahabatan,terima kasih teman-teman gumamku dalam hati seraya ku menemui kursiku yang sedari tadi kosong seisi kelaspun mulai larut dalam dalam pelajaran matematika yang semuanya berakhir pasti, jika sekian ditambah sekian maka hasilnya sekian juga tutur bu guruku penuh semangat. Bel tiga kali pun berdenting sebagai isyarat waktu istirahat tiba semua gembira dan menuju pintu keluar masing-masing ada yang ke kantin, perpus atau yang melanjutkan sarapan dan yang bergegas menuju mushalla untuk shalat duha, sementara aku tidak bisa melakukan aktivitas tersebut aku harus menemui bu guru sesuai perintahnya karena keterlambatanku , ikut yuk nay..! ajakku pada sohibku itu , ia tersenyum menggoda, gak jawabnya riang, kenapa ? selidikku kesal, jinan…! Kamu tahu gak kenapa bu guru menyuruhmu menemuinya ? apa ? tanyaku penasaran, menurutku beliau ingin menanyakan masalahmu dari hati ke hati, jawaban nayla membuat hatiku jantungku bergetar sekaligus senang ini kesempatanku tuk menanyakan sebab keraguan cintaku yang beberapa hari ini membelengguku. Ku susuri lantai sekolahku dengan langkah pasti cahaya duha mulai menghempaskan debu debu untuk menguji kesabaran masyarakat sekolahku, sekolah yang sederhana tapi tidak mau sederhana tapi tidak mau sederhana dalam keilmuannya, aku pun patut bersyukur menjadi bagian dari sekolah ini sekolah yang telah merubah cara pandangku terhadap islam dan al qur’an namun di sekolah ini juga aku mendapati keraguan terhadap cinta khususnya cinta yang tanpa pengungkapan. Assalamualaikum ! waalaikumsalam masuk jinan ! perintah bu guruku sambil sesekali menatap wajahku yang sayu, kamu kenapa nak..? tanyanya lembut, mendapat perlakuan seperti itu aku tak kuasa memendung air mataku aku serasa mendapat tempat untuk menumpahkan segala kegamanganku, melihat diriku sesengukan bu guru menghampiriku memelukku sambil menguatkan diriku supaya bersabar dan mau bercerita tentang masalahku,dengan menarik nafas panjang sambil mengucap basmalah kuceritakan masalahku pada ibu guru, aku bercerita tentang cintaku yang ragu diantara apakah ia mencintaiku ? kalau iya kenapa ia tida mengungkapkannya ? apakah ini harapan semuku ? ku bercerita tanpa ada yang ditutup-tutupi karena ku yakin buguruku mengerti pada keadaanku, keadaanku yang mungkin pernah beliau alami sehingga aku berharap beliau bisa member solusi terhadapku. Nak..! beliau mulai bicara ibu rasa kamu harus bersyukur dengan keadaan ini, ini adalah proses dari kesucian cinta itu sendiri ingat nak..! masyarakat kita sekarang ini menerima dan member cinta tanpa keraguan sedikitpun akibatnya bisa fatal,kamu bisa lihat begitu banyak orang yang tersakiti karena tak meragukan cinta, bahkan banyak dari mereka yang menyakiti diri sendiri atas nama cinta,padahal cinta merubah duri jadi mawar bukan sebaliknya, mengenai keraguanmu tentang apakah ia mecintaimu dan kalau cinta mengapa tidak mengugkapkannya ibu rasa kamu harus bijak dan melihat segi positifnya, jinan..! jalaluddin rumi pernah berkata “bahwa cinta tak kan pernah sirna hanya karena ketidakmaampuan pengungkapan” walaupun ucapan menjadi kalimat sakti dalam sebuah ikatan tidak selamanya yang diucapkan itu sesuai dengan isi hati bisa saja apa yang diucapkan itu merupakan umpan yang kan menyeretmu pada kenistaan buktinya banyak kan.? Kata buguruku sambil sesekali mengajakku tersenyum, jika kamu ingin membuktikan cintanya padamu janganlah kamu bergantung pada bahasa lisan tapi lihatlah bahasa tubuhnya bahasa tubuh sulit untuk berbohong, lagi pula mungkin ia tidak mengungkapkan cintanya padamu karena ia bijak melihat kondisimu sekarang, kamu sekarang ada di mana ? Tanya buguruku menggoda, di pesantren bu jawabku simplel, iya nak..! pesantren adalah tempat mencari ilmu dan mengabdi pesantren tidak melarang cinta tapi ia mengajari bagaimana cinta yang tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat, jadi tegarkan hatimu ya jinan..! cinta akan indah pada waktunya, sambil kembali memelukku beliau mengatakan ya sudah sana ke kelasmu bel masuk sudah berbunyi, terima kasih bu..! ucapku sambil menciu tangannya tangan seseorang yang telah mengajariku menyucikan cinta semoga cintanya berlanjut di akhirat amin.. Dengan jiwa yang lebih tenang ku berjalan menyusuri koridor sekolahku untuk melanjutkan belajarku di kelas, kelas sebelas yang ganjil bukankah tuhan menyukai angka ganjil? Tanyaku pada diri sendiri terima kasih tuhan di kelas ganjil kesukaanmu itu aku mendapat sahabat yang menggiringku untuk ta’at padamu dan di kelas itu juga kau berikan seorang guru yang begitu bijaksana.pesantrenku,sahabatku dan guru-guruku aku mencintai kalian karena Allah. Sabtu 13 oktober 2012
Share on Facebook Share on Twitter